ANALIS MARKET (02/2/2026): IHSG Diperkirakan Bergerak Mixed

Ivan | Senin, 2 Februari 2026 - 08:47

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan akhir pekan lalu (30/01), IHSG ditutup menguat +92,39 poin (+1,18%) ke level 8.329,61.

IHSG berhasil rebound merespon langkah serius dari SRO dan Otoritas untuk segera memperbaiki masukan-masukan dari MSCI.

Dari pemerintah juga berkomitmen untuk mendorong transformasi pasar modal yang lebih transparan dan efisien.

Kemudian, Direktur BPJS Ketenagakerjaan, Edwin Ridwan, mengatakan pada Jumat (30/01) bahwa pihaknya berencana menambah alokasi investasi saham secara bertahap hingga 20%–25% dari dana kelolaan.

Saat ini, alokasi saham memiliki porsi sekitar 12%–13% dari total dana kelolaan BPJS Ketenagakerjaan yang mencapai Rp900 Triliun (vs. alokasi per Maret 2025: 6,8%).

Sementara itu, Wall Street akhir pekan lalu ditutup melemah, seperti DJIA (-0,36%), S&P 500 (-0,43%), & Nasdaq (-0,94%).

Pelemahan tersebut karena imbal hasil Treasury yang lebih tinggi dan nilai dolar yang kuat setelah Presiden Trump mengusulkan Kevin Warsh untuk menggantikan Ketua The Fed Jerome Powell.

Pasar memandang pengangkatan ini sebagai tanda kembali pada pendekatan pelonggaran yang lebih disiplin dan hati-hati, yang mendorong imbal hasil jangka panjang naik dan menekan sahamsaham yang sensitif terhadap suku bunga pasca rally kuat pada bulan Januari.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan bergerak mixed sembari mencermati perkembangan SRO dan Otoritas merespon masukan dari MSCI. Investor hari ini akan mencermati rilisa data Inflasi (Jan-26) dan Neraca Perdagangan Indonesia (Des-25),” beber analis FAC Sekuritas dalam riset Senin (02/2).

IHSG analisa market FAC Sekuritas