Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Pasar AS ditutup melemah pada Jumat (30 Jan): Dow -0.36%, S&P 500 -0.43%, dan Nasdaq -0.94%. Indeks S&P 500 turun 0,43% ke 6.939,03 untuk hari ketiga berturut-turut seiring meredanya perdagangan spekulatif perak, Dow Jones melemah 179 poin (0,36%) ke 48.892,47, Nasdaq Composite berkinerja terburuk, namun secara keseluruhan pasar tetap menutup bulan di zona positif. Yield obligasi Treasury AS 10 tahun naik +0.14% (+0.006) ke 4.241%, sementara Indeks USD naik +0.08% ke 96.99.
Pasar komoditas ditutup cenderung melemah pada Jumat (30 Jan): WTI crude -0.11% ke USD 65.21/bbl, Brent crude -0.03% ke USD 70.69/bbl, batu bara +5.15% ke USD 117.50/ton, CPO -2.04% ke MYR 4,229/ton, dan emas -8.95% ke USD 4,894/oz.
Pasar Asia ditutup melemah pada Jumat (30 Jan): Hang Seng -2.08%, Nikkei - 0.10%, dan Shanghai -0.96%. IHSG turun +1.18% ke 8,329.6 dengan net sell asing sebesar IDR 1,529.8 miliar; net sell IDR 1,868.1 miliar di pasar reguler, dan net buy IDR 338.3 miliar di pasar negosiasi. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh TLKM (IDR 277.4 miliar), PTRO (IDR 182.1 miliar), dan BUMI (IDR 179.1 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBRI (IDR 177.6 miliar), ANTM (IDR 124.5 miliar), dan BREN (IDR 91.1 miliar). Top leading movers emiten BBCA, DSSA, TLKM, sementara top lagging movers emiten MORA, VKTR, IMPC.
Adapun diperdagangan Senin (02/2) pagi ini, KOSPI (-1.05%) dibuka melemah dan Nikkei (+1.48%) dibuka menguat.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, Kami memperkirakan IHSG akan sideways, didorong oleh sentiment negatif dari pasar global dan regional dan sentiment positif dari dukungan pemerintah,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Senin (02/2).