Pasardana.id - Selama periode United Nations Framework Convention on Climate Change Conference of Parties ke-30 (UNFCCC COP 30) di Belém, Brazil dari tanggal 10 hingga 21 November 2025, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selaku penyelenggara Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon) mencatatkan transaksi dan peminatan pembelian hingga 2,75 juta tonCO2 atas kredit karbon Indonesia.
Pada COP 30, IDXCarbon menawarkan proyek karbon Indonesia baik untuk yang sudah tercatat maupun yang akan diterbitkan di masa depan.
Proyek-proyek yang ditawarkan berbasis teknologi maupun lingkungan. Informasi lebih lengkap mengenai proyek-proyek tersebut dapat ditemukan dalam siaran pers www.idx.co.id/id/berita/siaran-pers/2491.
Berikut merupakan beberapa pihak yang melakukan transaksi atau menyampaikan peminatan atas proyek karbon Indonesia selama periode COP 30:
Hal ini menunjukkan cukup tingginya minat atas proyek karbon Indonesia yang sudah tercatat maupun yang akan diterbitkan di masa depan.
“IDXCarbon senantiasa berupaya memfasilitasi perdagangan karbon Indonesia secara transparan dan mudah untuk mendorong pertumbuhan perdagangan karbon Indonesia. Kami percaya IDXCarbon dapat mendukung pertumbuhan perdagangan karbon Indonesia,” ujar Jeffrey Hendrik, Direktur Pengembangan BEI selaku penyelenggara IDXCarbon, dalam keterangan tertulis, Senin (01/12).