Pasardana.id - Aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode tanggal 26–30 Oktober 2026 menunjukkan koreksi pada sejumlah indikator dibandingkan pekan sebelumnya.
Melansir siaran pers BEI, Jumat (30/10) disebutkan, rata-rata nilai transaksi harian mengalami penurunan sebesar 29,49% menjadi Rp14,339 triliun, dari Rp20,34 triliun pada pekan sebelumnya.
Adapun rata-rata frekuensi transaksi harian terkoreksi 20,99% menjadi 1,54 juta kali transaksi, dibandingkan 1,95 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.
Penurunan juga terjadi pada rata-rata volume transaksi harian sebesar 18,85% menjadi 32,428 miliar lembar saham, dari 39,959 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Sedangkan kapitalisasi pasar BEI mengalami penurunan sebesar 7,52% menjadi Rp8.862 triliun, dibandingkan Rp9.583 triliun pada pekan sebelumnya.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan mengalami koreksi sebesar 7,03% dan ditutup pada level 5.057,050, dibandingkan posisi 5.439,258 pada penutupan pekan sebelumnya.
Adapun pada perdagangan Jumat (30/10), investor asing mencatatkan nilai jual bersih (net sell) sebesar Rp138,71 miliar.
Secara kumulatif sepanjang 2026, investor asing membukukan nilai jual bersih sebesar Rp97,921 triliun.