Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, anjlok 206,92 poin, atau sekitar 3,48 persen, pada Jumat (30/10/2026), menjadi 5.730,74.
Volume perdagangan tipis hanya mencapai 212,76 juta saham senilai 19,27 triliun won atau sekitar US$14,44 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 655 berbanding 232.
Setelah anjlok 3 persen di pembukaan sesi perdagangan, angka indeks terus melemah sehingga Korea Exchange mengaktifkan sell-side sidecar pada pukul 10 pagi waktu setempat.
“Para investor melepas saham sektor AI dipicu laporan perolehan laba kuartal ketiga yang lebih lemah dari perkiraan dari perusahaan-perusahaan teknologi, dengan kekhawatiran terhadap keberlanjutan pertumbuhan sektor AI di masa depan membuat sentimen pasar memburuk,” jelas Kang Jin-Hyuk, analis Samsung Securities, seperti dilansir Yonhap News.
Investor asing melepas saham senilai 1,62 triliun won, sedangkan investor institusi dan ritel masing-masing meraup saham senilai 742,55 miliar won dan 620,97 miliar won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing anjlok 3,02 persen dan 7,08 persen.
Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor merosot 3,59 pesen usai menurunkan target penjualan tahunan. Saham Kia terjun bebas 11,73 persen usai melaporkan perolehan laba operasional yang lebih rendah dari ekspektasi.
Saham perusahaan pertahanan Hanwha Aerospace tergelincir 8,42 persen setelah melaporkan perolehan laba kuartal ketiga yang lebih rendah dari ekspektasi dipicu penundaan pengiriman K9 self-propelled howitzer ke Polandia.
Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 5,2 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.334,3 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang merosot 1,28 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 16,3 poin, atau sekitar 0,18 persen, menjadi 8.908,1. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Malaysia menguat.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, merosot 52,42 poin, atau sekitar 1,44 persen, menjadi 3.599,02. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melonjak 335,77 poin, atau sekitar 1,46 persen, menjadi 23.294,42.