ANALIS MARKET (30/10/2026): IHSG Diproyeksi Masih Cenderung Bergerak Melemah

Ria | Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:21

Pasardana.id – Riset harian Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, Indeks utama bursa Wall Street ditutup melemah seiring kembalinya kekhawatiran pada resiko pembiayaan sirkular pada sektor kecerdasan buatan (AI).

Hal tersebut terlihat dari rilis laporan keuangan Alphabet yang berada dibawah ekspektasi analis, sehingga membuat saham tersebut anjlok 12%.

Dari sisi makro, GDP AS dilaporkan tumbuh 3,4% YoY dari sebelumnya di 3,2%.

Hal ini menunjukkan masih kuatnya data tenaga kerja dan prospek pertumbuhan ekonomi meskipun CDS perusahaan teknologi masih mengalami peningkatan signifikan

Sementara itu, dari pasar domestik, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sebelumnya melemah sebesar -3,49%.

Kondisi tersebut diperparah outflow oleh investor asing dengan nominal sekitar 1,08 triliun rupiah di seluruh pasar.

Sentimen negatif terlihat dari rilis artikel Bloomberg mengenai CIO Danantara yang memiliki saham dengan porsi non pengendali pada salah satu sekuritas yang dinyatakan bermasalah oleh OJK.

“Untuk perdagangan hari ini, IHSG diproyeksikan masih cenderung bergerak melanjutkan pelemahan untuk menguji level psikologis 5.000,” sebut Ahmad Faris Mu’tashim - Investment Growth Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia dalam riset Jumat (30/10).

Disclaimer: Tulisan ini bersifat edukasi, bukan ajakan menjual/membeli efek tertentu. Analisa kembali sebelum melakukan keputusan transaksi.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) analisa market Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI)