Pasardana.id - Wall Street melemah pada Kamis (29/10/2026) dipicu anjloknya saham perusahaan induk Google, Alphabet.
Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 132,54 poin, atau sekitar 0,25 persen, menjadi 52.342,56. Indeks S&P 500 melemah 23,59 poin, atau sekitar 0,3 persen, menjadi 7.720,39. Indeks komposit Nasdaq merosot 365,13 poin, atau sekitar 1,38 persen, menjadi 26.184,72.
Saham Alphabet terjun bebas 12,29 persen usai mencatatkan penurunan laba sebesar 25 persen dan arus kas bebas negatif.
Saham perusahaan pengembang piranti lunak ServiceNow dan Fortinet turun 20 persen juga setelah merilis laporan keuangan terbaru.
Saham Intel tergelincir 23,03 persen dalam sesi perdagangan after-hours setelah melaporkan perolehan laba lebih rendah dari ekspektasi.
Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun setelah data inflasi AS terbaru mendukung terjadinya peningkatan suku bunga Federal Reserve. Harga emas untuk pengiriman Desember 2026 turun 0,5 persen menjadi US$4.031,4 per ons.
Penurunan harga emas berjangka terbatasi pelemahan nilai tukar dolar AS, dengan indeks dolar AS turun 0,21 persen.
Bursa saham Eropa menguat pada Kamis, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,11 persen, dipicu lonjakan saham sektor energi.
Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 27,57 poin, atau sekitar 0,26 persen, menjadi 10.722,07. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melonjak 335,66 poin, atau sekitar 1,31 persen, menjadi 26.039,68.
Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, turun 25,9 poin, atau sekitar 0,14 persen, menjadi 18.857,6. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, meningkat 83,04 poin, atau sekitar 1,05 persen, menjadi 7.970.
Nilai tukar poundsterling terhadap dolar AS berada di kisaran 1,3325 dolar AS per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1964 euro per pound.