Pendapatan MR.D.I.Y. Melonjak 24,5% Jadi Rp7,2 Triliun, Laba Bersih Tembus Rp894 Miliar

Corri | Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:26

Pasardana.id – PT Daya Intiguna Yasa Tbk (IDX: MDIY) atau MR.D.I.Y. Indonesia membukukan pendapatan Rp7,2 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026 (9M 2026), tumbuh 24,5% secara tahunan (year-on-year/YoY).

Laba bersih perseroan juga meningkat 12,9% menjadi Rp894,3 miliar.

Pertumbuhan tersebut ditopang kenaikan transaksi pelanggan sebesar 23,3% seiring ekspansi jaringan toko ke berbagai wilayah Indonesia.

Perseroan juga mencatat laba kotor Rp3.686,2 miliar, naik 15,1% YoY.

Presiden Direktur MR.D.I.Y. Indonesia, Edwin Cheah, mengatakan konsumen semakin cermat mengelola anggaran rumah tangga dan mencari produk berkualitas dengan harga terjangkau.

“Fokus kami adalah menghadirkan toko lebih dekat dengan tempat tinggal pelanggan dan menyediakan produk relevan dengan harga terjangkau setiap hari,” ujar Edwin dalam siaran pers, Kamis (29/10).

Ekspansi Toko Capai 75% dari Target Tahunan

MR.D.I.Y. Indonesia membuka 72 toko baru pada kuartal III-2026.

Dengan demikian, total toko baru yang dibuka sepanjang Januari-September 2026 mencapai 202 unit atau 75% dari target minimal 270 toko tahun ini.

Per September 2026, jaringan MR.D.I.Y. telah mencapai 1.416 toko di seluruh Indonesia.

Meski Jawa dan Sumatra masih menjadi pasar terbesar, pembukaan toko baru pada kuartal III-2026 paling banyak dilakukan di Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Perseroan mampu membuka lebih dari 20 toko setiap bulan berkat pengalaman dalam menentukan lokasi strategis.

Setiap toko menyediakan lebih dari 18.000 jenis produk dalam 10 kategori untuk memenuhi beragam kebutuhan rumah tangga.

Strategi ekspansi tersebut mengusung proposisi nilai Hemat, Lengkap, dan Dekat.

Selain memperluas jaringan, MR.D.I.Y. juga mengembangkan format toko yang lebih terang dan nyaman, tanpa meninggalkan fokus pada harga terjangkau.

Format baru tersebut telah diterapkan di sejumlah toko hasil renovasi, termasuk toko ke-1.400 di Tebet, Jakarta Selatan.

Ke depan, format serupa akan diterapkan pada toko freestanding atau toko yang berdiri sendiri.

Jaga Efisiensi, Neraca Tetap Sehat

Pertumbuhan bisnis didukung pusat distribusi, sistem logistik terintegrasi, serta pemantauan inventaris otomatis untuk memastikan ketersediaan barang sesuai kebutuhan pelanggan di setiap wilayah.

Koordinasi pengadaan dan hubungan jangka panjang dengan pemasok turut memperkuat skala ekonomi perseroan, sehingga harga produk tetap terjangkau.

Direktur sekaligus Chief Financial Officer MR.D.I.Y. Indonesia, Rika Juniaty Tanzil, mengatakan perseroan terus menjaga disiplin biaya di tengah ekspansi bisnis.

Per 30 September 2026, perseroan mencatat gearing ratio sebesar 0,3 kali.

Kondisi tersebut memberikan ruang bagi MR.D.I.Y. untuk melanjutkan investasi dan ekspansi jaringan toko.

Pekerjakan Lebih dari 13.000 Karyawan

Memasuki usia kesembilan pada September 2026, MR.D.I.Y. Indonesia terus memperkuat kontribusi terhadap perekonomian melalui kemitraan dengan pemasok lokal dan penyerapan tenaga kerja.

Perseroan kini mempekerjakan lebih dari 13.000 karyawan di seluruh Indonesia.

Sepanjang 2026 hingga saat ini, pembukaan toko baru juga telah menciptakan lebih dari 1.000 lapangan kerja.

Melalui program MR.D.I.Y. Untuk Indonesia, perseroan menjalankan inisiatif berkelanjutan yang berfokus pada tiga pilar, yakni Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Keberlanjutan Lingkungan, serta Pemberdayaan UMKM.

Program tersebut meliputi penyaluran perangkat pembelajaran sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) bagi pelajar, pelatihan UMKM, serta fasilitasi kegiatan daur ulang bagi pelanggan.

Edwin menegaskan, ekspansi bisnis diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan perseroan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Setiap pembukaan toko baru menciptakan lapangan kerja, membuka peluang bagi pemasok lokal, dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga sekitar,” ujarnya.

PT Daya Intiguna Yasa Tbk MDIY MR.D.I.Y. Indonesia kinerja perusahaan