PKE LPEI Jangkau 90 Negara, Dukung Ekspor Produk Indonesia ke Pasar Global

Adi | Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:56

Pasardana.id- Program Penugasan Khusus Ekspor (PKE) yang dijalankan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank telah menjangkau lebih dari 90 negara dengan mencakup lebih dari 30 jenis komoditas.

Program ini menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk memperluas akses pembiayaan, mendorong diversifikasi pasar, dan meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.

Melalui PKE, pemerintah menugaskan LPEI menyediakan fasilitas pembiayaan, penjaminan, dan asuransi bagi kegiatan ekspor yang memiliki nilai strategis nasional.

Dukungan ini ditujukan untuk membantu pelaku usaha menghadapi tantangan perdagangan internasional, mulai dari keterbatasan modal hingga risiko pasar, sekaligus membuka peluang ekspansi ke negara tujuan ekspor nontradisional.

Analis Keuangan Negara DJPPR Kementerian Keuangan RI, Sutarso, mengatakan eksportir berperan penting dalam menghasilkan devisa dan menggerakkan perekonomian nasional.

"Karena itu, pemerintah terus memperkuat dukungan ekspor melalui pembiayaan, promosi, business matching, serta penyederhanaan administrasi," kata Sutarso dalam rangkaian Trade Expo Indonesia (TEI) 2026.

Department Head of National Interest Account (NIA), Business Ecosystem & Partnership LPEI, Agnes Rahadian, menjelaskan bahwa PKE telah mendukung berbagai komoditas unggulan, mulai dari rempah-rempah dan furnitur hingga produk industri strategis.

Dukungan tersebut membantu produk Indonesia menjangkau pasar nontradisional, termasuk Afrika, Amerika Selatan, dan Asia Selatan.

Pelaku usaha dapat memanfaatkan tiga skema, yakni PKE UKM, PKE Kawasan, dan PKE Trade Finance, sesuai kebutuhan pembiayaan dan pengembangan ekspor.

Manfaat program ini dirasakan langsung oleh eksportir nasional. Erry Kurnia Mahardika, Pendiri sekaligus Direktur CV Home Fashions Indonesia, mengungkapkan bahwa pembiayaan dari LPEI dengan tingkat bunga kompetitif membantunya mengatasi tekanan arus kas akibat ketidakpastian geopolitik global pada 2025.

Fasilitas tersebut membantu perusahaan menjaga likuiditas dan keberlangsungan operasional usaha.

Hal serupa disampaikan Tien Trisna Mardiana, CEO PT Agrofarm Nusa Raya.

Ia menyebut PKE membantu menjaga keberlanjutan bisnis ekspor pupuk yang dijalankan perusahaannya.

Kedua pengalaman tersebut menunjukkan pentingnya akses pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan eksportir agar mampu memenuhi permintaan pasar dan mempertahankan aktivitas ekspor di tengah dinamika global.

Sebagai Eximbank dan Export Credit Agency (ECA) Indonesia, LPEI terus memperkuat dukungan terhadap kebijakan ekspor nasional melalui pembiayaan, penjaminan, dan asuransi.

Melalui optimalisasi PKE serta kolaborasi dengan pemerintah dan dunia usaha, LPEI mendorong pelaku usaha meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar internasional, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekspor Indonesia.

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia LPEI Indonesia Eximbank