ANALIS MARKET (29/10/2026): IHSG Diperkirakan Bergerak Cenderung Fluktuatif

Ria | Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:42

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (28/10), IHSG ditutup menguat 16,18 poin (+0,31%) ke 5.282,31.

Penguatan tersebut terutama didorong oleh technical rebound setelah koreksi tajam dalam beberapa perdagangan sebelumnya.

Penguatan ditopang lonjakan saham berkapitalisasi besar, terutama BBCA (+7,65%) dan ASII (+7,99%), serta aksi beli bersih investor asing sekitar Rp257,74 miliar.

Sentimen positif juga datang dari penguatan bursa Asia seiring optimisme terhadap sektor kecerdasan buatan (AI) dan keputusan FTSE Russell mempertahankan status Indonesia sebagai emerging market, yang membantu memulihkan kepercayaan investor.

Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup menguat, tercermin dari DJIA (+0,19%), S&P 500 (+0,28%), & Nasdaq (+0,27%).

Penguatan tersebut didorong oleh keputusan The Fed mempertahankan suku bunga sesuai ekspektasi dan pernyataan Ketua The Fed, Kevin Warsh yang menilai ekspektasi inflasi masih terkendali.

Meski dua pejabat mengusulkan kenaikan suku bunga sebesar 25 bps, pasar merespons positif keputusan tersebut.

Penguatan juga ditopang oleh saham sektor keuangan, terutama Morgan Stanley (+1,7%), Goldman Sachs (+1,5%), dan JPMorgan (+1%), serta reli saham semikonduktor setelah SK Hynix mencatatkan laba kuartalan rekor, yang mendorong Micron (+5,9%) dan AMD (+3,2%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut, IHSG hari ini diperkirakan bergerak cenderung fluktuatif sembari terus mencermati perkembangan nilai tukar Rupiah, harga minyak mentah, dan tensi geopolitik regional,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Kamis (29/10).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) analisa market FAC Sekuritas