Pasardana.id – Riset harian Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, Indeks utama bursa Wall Street ditutup melanjutkan penguatan pada perdagangan kemarin (28/10), seiring keputusan The Fed untuk menahan suku bunga, dan fokus mengendalikan inflasi.
Dalam pantauan CME Fedwatch, kenaikan suku bunga sebesar 25 bps akan diantisipasi pelaku pasar di pertemuan Desember naik dari 78% menjadi 85%.
Kevin Warsh mengakui inflasi masih tinggi dan The Fed akan segera mengambil tindakan.
Sementara itu, dari pasar domestik, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sebelumnya (28/10) menguat tipis sebesar 0,31%.
Penguatan tersebut diiringi oleh aksi beli bersih oleh investor asing sebesar 664 milyar rupiah.
Pergerakan indeks ditopang oleh BBCA yang menguat 7% seiring sentimen rumor masuknya bank DBS menjadi investor strategis baru.
“Untuk perdagangan hari ini, IHSG diproyeksikan masih cenderung bergerak konsolidasi dengan bias menguat merespons inflow asing kemarin dengan level support di 5.180 dan resistance di level 5.375,” sebut Ahmad Faris Mu’tashim - Investment Growth Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia dalam riset Kamis (29/10).
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu:
Disclaimer: Tulisan ini bersifat edukasi, bukan ajakan menjual/membeli efek tertentu. Analisa kembali sebelum melakukan keputusan transaksi.