OJK Genjot Riset untuk Dongkrak Ekonomi, Karya Ilmiah UMKM Tembus Rekor

Harry | Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:07

Pasardana.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat riset berbasis bukti sebagai landasan perumusan kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta menjaga ketahanan sektor jasa keuangan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam The 4th OJK International Research Forum (IRF) 2026 di Jakarta, 26–27 Oktober 2026.

Forum bertema Transforming Finance for Resilient Growth ini diikuti 425 peserta secara luring dan 4.558 peserta secara daring dari kalangan akademisi, regulator, pemerintah, dan industri keuangan.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi menegaskan, riset harus menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat diterapkan dalam kebijakan dan pengembangan sektor keuangan.

OJK, kata dia, akan merangkum hasil diskusi forum sebagai bahan penyusunan agenda riset dan kebijakan melalui OJK Institute.

Friderica menilai, penguatan pasar keuangan serta inovasi dan konektivitas digital menjadi kunci peningkatan produktivitas ekonomi.

Pertumbuhan nasional juga tidak bisa hanya mengandalkan perbankan, tetapi membutuhkan peran pasar modal dan sektor jasa keuangan lainnya untuk memperluas sumber pembiayaan, termasuk bagi UMKM.

Tiga agenda strategis yang membutuhkan dukungan riset berkualitas meliputi pengembangan keuangan syariah, pembiayaan UMKM, dan keuangan berkelanjutan.

Ketiganya juga memerlukan kolaborasi regulator, industri, dan akademisi, dengan kepercayaan publik sebagai fondasi utama.

OJK Luncurkan Jurnal Keuangan Syariah

Untuk memperkuat ekosistem penelitian, OJK meluncurkan International Journal of Islamic Financial System (IJIFS), jurnal ilmiah internasional yang berfokus pada pengembangan sistem keuangan syariah.

Jurnal tersebut melengkapi International Journal of Financial Systems (IJFS) yang telah terakreditasi Sinta 2.

Kedua jurnal dipimpin Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, sebagai Editor in Chief.

Dalam penutupan IRF 2026, Agusman menekankan pentingnya riset yang tidak hanya diakui secara akademis, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi perekonomian Indonesia.

Riset berbasis bukti, menurutnya, diperlukan untuk mengantisipasi risiko inovasi keuangan digital sekaligus memperkuat pelindungan konsumen dan menjaga stabilitas sektor jasa keuangan.

Karya Ilmiah UMKM Pecahkan Rekor

Dalam rangkaian IRF 2026, OJK juga mengumumkan pemenang OJK Paper Award (KARISMA) 2026.

Ajang bertema Empowering MSMEs in the Digital Ecosystem to Accelerate Economies of Scale ini menerima 423 karya tulis ilmiah, melonjak 42% dibandingkan tahun sebelumnya sekaligus menjadi rekor tertinggi sejak pertama kali digelar pada 2021.

Deputi Komisioner OJK Institute, Anung Herlianto mengumumkan tiga pemenang, yakni:

1. Juara I: Grace Bintang Debora Marpaung dan Arvian Taniar Effendi dari Politeknik Keuangan Negara STAN, melalui penelitian mengenai dampak batas suku bunga terhadap penyaluran kredit UMKM pada industri peer-to-peer lending.

2. Juara II: Yohanes Eki Apriliawan dan Bayu Dwi Kurniawan dari Badan Pusat Statistik dan Central South University, Tiongkok, melalui penelitian tentang potensi kredit karbon komunitas untuk memperluas inklusi keuangan UMKM pertanian di perdesaan.

3. Juara III: Saffanah Calista dan Schalke Anindya Putri dari Universitas Gadjah Mada, melalui penelitian mengenai hubungan kredit bersubsidi dengan produktivitas usaha mikro dan kecil.

OJK akan mendorong publikasi karya para pemenang melalui IJFS dan IJIFS setelah melewati proses penelaahan editorial.

Melalui IRF, KARISMA, dan pengembangan jurnal ilmiah, OJK berharap kolaborasi antara regulator, akademisi, dan industri semakin kuat sehingga hasil penelitian dapat menjadi pijakan kebijakan yang lebih efektif, inovatif, dan berkelanjutan bagi sektor jasa keuangan nasional.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Friderica Widyasari Dewi The 4th OJK International Research Forum (IRF) 2026 International Journal of Islamic Financial System (IJIFS) IRF 2026 OJK Paper Award (KARISMA) 2026 Karya Ilmiah