ANALIS MARKET (27/10/2026): IHSG Diperkirakan Bergerak Cenderung Tertekan

Ria | Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:37

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (26/10), IHSG ditutup melemah 66,16 poin (-1,22%) ke level 5.373,09.

Pelemahan tersebut terutama akibat aksi profit taking setelah penguatan dalam beberapa hari sebelumnya.

Tekanan diperkuat oleh pelemahan rupiah sebesar 0,2% ke sekitar Rp18.127 per dolar AS, kenaikan harga minyak, serta aksi jual bersih investor asing yang mencapai sekitar Rp2,03 triliun (regular market).

Dari eksternal, investor cenderung berhati-hati menjelang keputusan suku bunga The Fed pada 28–29 Oktober 2026.

Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup menguat, tercermin dari DJIA (+0,28%), S&P 500 (+0,70%), & Nasdaq (+0,83%).

Penguatan tersebut terutama didorong oleh rebound saham-saham berbasis kecerdasan buatan (AI) setelah Anthropic mengajukan dokumen untuk IPO, yang meningkatkan optimisme investor terhadap prospek bisnis AI dan minat pasar terhadap saham perusahaan teknologi.

Sentimen positif ini mendorong kenaikan saham semikonduktor, seperti Nvidia (+2,4%), Micron (+3%) dan AMD (+2,8%).

Saham Tesla juga melonjak +5,2% setelah Barclays menaikkan rekomendasinya menjadi Overweight dari Equal Weight.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut, IHSG hari ini diperkirakan bergerak cenderung tertekan seiring berlanjutnya tekanan jual oleh investor asing,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Selasa (27/10).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) analisa market FAC Sekuritas