ANALIS MARKET (15/9/2026): IHSG Diperkirakan Masih Akan Cenderung Mixed

Ria | Selasa, 15 September 2026 - 09:08

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (14/9), IHSG ditutup melemah 6,68 poin (-0,10%) ke level 6.534,69.

Pelemahan IHSG berhasil menipis pasca Presiden Prabowo Subianto mengangkat Suahasil Nazara sebagai menteri keuangan yang baru, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

Dari sisi ekternal, katalis penguatan minyak mentah masih terus menjadi perhatian seiring terganggunya aliran tanker di Kawasan Teluk yang berpotensi mendorong kenaikan inflasi dari sektor energi.

Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup melemah, tercermin dari DJIA (-0,29%), S&P 500 (-0,48%), & Nasdaq (-0,56%).

Pelemahan tersebut dipengaruhi oleh aksi jual pada saham teknologi, khususnya sektor chip dan AI, setelah muncul kekhawatiran mengenai risiko perkembangan AI yang terlalu cepat.

Kondisi tersebut mendorong investor mengurangi posisi pada saham AI dan perusahaan terkait, sehingga Nvidia, Broadcom, Micron, Intel, dan Lam Research mengalami penurunan cukup tajam.

Tekanan semakin besar akibat kenaikan harga minyak yang dipicu terganggunya aliran tanker dari kawasan Teluk, karena hal ini meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi.

Dampaknya, yield Treasury AS 10 tahun naik hingga menembus 5%, sehingga pasar semakin khawatir suku bunga akan tetap tinggi menjelang keputusan The Fed.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih akan cenderung mixed sembari terus mencermati perkembangan tensi geopolitik Timur Tengah,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Selasa (15/9).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) analisa market FAC Sekuritas