ANALIS MARKET (09/9/2026): IHSG Diperkirakan Cenderung Mixed

Ria | Rabu, 9 September 2026 - 08:45

Pasardana.id– Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (08/9), IHSG ditutup menguat +66,77 poin (+1%) ke level 6.686,44.

Penguatan tersebut terutama didorong oleh kenaikan cadangan devisa Indonesia menjadi US$146,5 miliar, yang memperkuat persepsi terhadap stabilitas Rupiah dan ketahanan ekonomi Indonesia sehingga meningkatkan kepercayaan investor.

Selain itu, penguatan sejumlah saham komoditas dan big caps turut menopang indeks.

Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup melemah, tercermin dari DJIA (-1,17%), DAX (-0,58%), & CAC 40 (-0,32%).

Pelemahan tersebut dipicu oleh lonjakan harga minyak akibat eskalasi konflik AS–Iran, yang meningkatkan kekhawatiran inflasi.

Kondisi ini mendorong yield Treasury naik dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, sehingga menekan valuasi saham, terutama sektor teknologi yang sensitif terhadap suku bunga.

Investor juga cenderung defensif menjelang rilis data inflasi AS, yang akan menjadi pertimbangan penting bagi keputusan The Fed pekan depan.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung mixed sembari terus mencermati perkembangan tensi geopolitik Timur Tengah yang berpengaruh terhadap harga minyak mentah dunia,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Rabu (09/9).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) analisa market FAC Sekuritas