Geoprima Solusi Optimistis Himpun Laba

Issa | Selasa, 5 Mei 2026 - 09:47

Pasardana.id - PT Geoprima Solusi Tbk (IDX: GPSO) menargetkan capaian yang ambisius.

Dalam laporan tahunan dan bagian target tahun 2026, Emiten yang tengah menjalani diversifikasi bisnis, optimistis bisa menghimpun laba.

Geoprima akan melanjutkan upaya peningkatan kinerja dengan menargetkan penjualan sebesar Rp92,47 miliar, atau meningkat sekitar 1.584% dibandingkan dengan realisasi tahun 2025 sebesar Rp5,49 miliar.

Dengan lonjakan target pendapatan itu, perseroan menargetkan laba tahun berjalan pada tahun 2026 sebesar Rp10,36 miliar, berbalik dari posisi rugi sebesar Rp3,18 miliar pada tahun 2025.

Target ini mencerminkan upaya Perseroan dalam memperkuat kinerja operasional, meningkatkan efisiensi, serta mengoptimalkan kontribusi dari lini usaha utama.

Seperti diketahui, pada 16 Oktober 2025, PT PIMSF Pulogadung telah menyelesaikan pengambilalihan atas 303.033.800 lembar saham atau setara dengan 45,45% kepemilikan saham Perusahaan.

Geoprima tengah bersiap melakukan transformasi bisnis besar-besaran di bawah kendali pengendali baru, PT PIMSF Pulogadung (bagian dari Tjokro Group).

Melalui keterbukaan informasi yang dirilis pada laman BEI, Jumat 24 April 2026, emiten ini berencana beralih haluan menjadi pemain utama di industri komponen mekanikal dan permesinan (machining) terpadu.

Geoprima berencana mengubah kegiatan usaha utamanya dari perdagangan besar mesin dan jasa survei menjadi industri komponen sepeda motor, real estate, dan perdagangan besar mesin industri.

Langkah ini merupakan bagian dari visi Tjokro Group untuk menciptakan ekosistem solusi mekanikal satu atap (one stop solution for mechanical) yang menguasai rantai pasok dari hulu hingga hilir.

Untuk mendukung operasional baru, pada tahap awal, Perseroan akan mengakuisisi aset tetap dari PT Jakarta Indah Casting (JIC) berupa tanah seluas 15.400 m² di Bekasi, bangunan pabrik, serta mesin produksi besi tuang cetak (ferro casting).

PT Geoprima Solusi Tbk GPSO emiten